Kamis, 13 Oktober 2011

Grafik komputer dan pengolahan citra


             Grafik komputer bagian dari ilmu komputer yang berkaitan dengan pembuatan , penyimpanan dan manipulasi gambar (visual) secara digital. Untuk membuat dan memanipulasi data gambar-gambar tersebut, gambar yang dihasilkan, dan sub-bidang ilmu komputer. Bentuk sederhananya adalah grafik komputer 2D yang kemudian berkembang menjadi grafika komputer 3D, pemrosesan citra dan pengenalan pola. Grafik komputer dikenal juga dengan istilah visualisasi data. Grafik komputer dapat digunakan di berbagai bidang kehidupan, mulai dari bidang seni, sains, bisnis, pendidikan,hiburan. Perkembangan komputer grafis telah membuat komputer lebih mudah untuk berinteraksi dan lebih baik untuk memahami dan menafsirkan berbagai jenis data. Perkembangan komputer grafis memiliki dampak yang mendalam pada banyak jenis media dan telah merevolusi permainan video animasi dan industri.
             Citra sebagai output alat perekaman, seperti kamera, dapat bersifat analagoataupun digital pemanfaatan pengolahan citra. Manfaat pengolahan citra adalah menunjang kebutuhan kehidupan sehari-sahari khususnya untuk:
- memfasilitasi penyimpanan dan transmisi citra
- menyiapkan untuk ditampilkan di monitor atau di cetak
- meningkatkan dan memperbaiki citra dengan menghilangkan goresan-goresan pada ataupun meningkatkan visibilitas citra 
- ekstrasi informasi citra.
          Implementasi pengolahan citra, aplikasi pengolahan citra dijital sudah diimplementasikan secara luas, khusus-nya di bidang keilmuan maupun industri seperti kedokteran, keamanan, per-tanahan, geologi, biologi, system kontrol fabrikasi, dll. Bentuk dari modelimplementasi citra:
- Pengembangan Sistem Aplikasi Biomedik
- Pengembangan Sistem Optical Character Recognition (OCR)
- Pengembangan Sistem Aplikasi Inderaja
- Pengembangan Sistem Multitemporal Multisensor Image Classificationand Fusion
             Representasikan dalam file pada sebuah citra harus memiliki palet dankanvas Pallete:
Kumpulan warna yang dapat membentuk citra, sama halnya sepertiketika hendak melukis dengan cat warna, kita memiliki palet yang bisakita isikan berbagai warna cat air
- Setiap warna yang berbeda dalam palet tersebut diberi nomor (berupaangka)

Sabtu, 08 Oktober 2011

Penulisan Ilmiah


            Penulisan Ilmiah adalah karya tulis yang disusun oleh seorang penulis berdasarkan hasil-hasil penelitian ilmiah yang telah dilakukannya. Laporan tertulis dan dipublikasi yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim. ciri sebuah karya ilmiah dapat dikaji dari minimal empat aspek, yaitu
-         Struktur sajian: terdiri dari bagian awal (pendahuluan), bagian inti (pokok pembahasan), dan bagian penutup
-         Komponen dan subtansi: pendahuluan, bagian inti, penutup, dan daftar pustaka
-         Sikap penulis: objektif, yang disampaikan dengan menggunakan gaya bahasa impersonal, menggunakan bentuk pasif
-         Penggunaan bahasa: bahasa baku.
Macam dalam sebuah karya ilmiah berwujud dalam bentuk makalah, artikel, laporan praktikum, skripsi, tesis. Data, simpulan, dan informasi lain yang terkandung dalam karya ilmiah tersebut dijadikan acuan. Mahasiswa dilatih untuk menghasilkan karya ilmiah, seperti makalah, laporan praktikum, dan skrispsi. Skripsi merupakan laporan penelitian berskala kecil tetapi dilakukan cukup mendalam. Sementara itu, makalah yang ditugaskan kepada mahasiswa lebih merupakan simpulan dan pemikiran ilmiah mahasiswa berdasarkan penelaahan.
            Penulisan karya ilmiah pada mahasiswa bertujuan melatih mengungkapkan pemikiran atau hasil penelitiannya dalam bentuk tulisan ilmiah, karya ilmiah yang telah ditulis diharapkan menjadi transformasi pengetahuan, membuktikan potensi dan wawasan ilmiah yang dimiliki mahasiswa dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah, menjadi penghasil pemikiran dan karya tulis dalam bidang ilmu pengetahuan. 

Sabtu, 24 September 2011

Ya ini saya...

            Sekilas tentang diri saya. Nama saya Mars Lestiana Asturi, saat ini masih menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Begitu berwarnanya diri saya. Dan sebenernya baru benar-benar mengenal diri sendiri sekitar setahun yang lalu. Setelah bertahun-tahun masih luntang lantung mencari jati diri. Namun sekarang pun terkadang masih bingung.
           Dari awal saya mengenal belajar sampai saat ini masih terasa terbebani dengan pembelajaran yang saya dapat. Seperti di kejar-kejar target dan harus bisa. Sedangkan saya termasuk orang yang agak sulit menangkap hal yang baru di dengar atau di lihat. Perlu waktu untuk memahami hal yang baru tersebut. Dari yang saya temui, banyak orang dan tempat mengharuskan kita bisa mengangkap semua pada saat itu juga. Mungkin juga karena saya sudah di tanamkan sekolah itu penting, sekolah itu sesuatu keharusan, sekolah itu harus pinter. Tapi kadang malah bertolak belakang dengan semua itu. Belajar bisa dimana aja kok, belajar gak harus duduk terus dengerin guru atau dosen ngomong, belajar gak boleh karena terpaksa hasilnya malah bukan kemampuan yang ada di diri kita, pinter itu relatif tapi yang penting mau mencoba dan berusaha.
           Dan biasanya kalau lagi bosan dengan hal-hal yang menyangkut keharusan saya lebih suka share sama orang yang bisa di percaya dan enak di ajak share, ketempat berbelanja sekedar memulihkan perasaan seneng, ketemu temen. Menyendiri juga pilihan buat saya, karena terserah saya mau melakukan hal apa pun yang penting saya lega. Saya juga pengguna jejaring sosial untuk sekedar mencari informasi tapi memang gak selalu update. Kalau mau e-mail bisa kirim ke lestianamars@yahoo.co.id
           Dan selama saya menempuh pembelajaran ini begitu banyak hal yang saya dapat. Tentang teman, sahabat, saling menghargai, menghormati, sabar, kerja keras, mengendalikan diri sendiri, dll. Semuanya gak gampang, butuh proses yang baik dan waktu yang gak sebentar. 
           Kita bisa kalau ada tekat yang kuat, usaha yang keras dan doa. Walaupun saya gak pinter tapi saya mau selalu jadi orang yang beruntung. 

Sabtu, 27 Agustus 2011

Kuliah (Part I)

          Gue akan cerita mengenai kuliah. 2 tahun lalu gue baru lulus SMA, ada rencana untuk meneruskan pendidikan di perguruan tinggi. Yang gue liat dari senior, saudara dan orang yang kuliah itu sangat menyenangkan, bebas, gak ada yang ngatur harus ngerjain PR, dll. Sempet nyoba di perguruan tinggi negeri dan ga lolos. Ya, gue sadar diri gak bisa mengikuti. Sebenernya ada satu kali kesempatan lagi tapi gak gue ambil. Gue pikir Cuma buang-buang waktu dan tenaga gue. Toh ga ada keinginan yang lebih di diri gue. Pada saat itu temen-temen gue lagi sibuk belajar dan mempersiapkan buat test lagi, gue sih sibuk milih perguruan tinggi swasta. Buat gue, gak seburuk yang orang-orang di sana bilang. Karna yang selalu gue tanamkan, “kita bisa berkembang dimana saja”. Yang gue pengen, cuma bikin orang tua gue senyum karna liat nilai gue bagus. Sampe-sampe milih jurusan pun gue gak tau, mereka mau gue menguasai tentang komputer. Alhasil, gue bingung sendiri. Tanya-tanya sama temen dan gue mengikuti yang katanya bagus itu. Padahal gue gak tau apa yang di pelajarin, lika-liku nya gak tau. Yang gue tau cuma prospek ke depannya. Dan saat itu yang gue pikir cuma buat mereka. Gue yakin walaupun hati gue gak sepenuhnya tapi pasti ada sedikit hal yang gue bisa. Dan itu masih jadi proses dalam hidup gue sebagai mahasiswi.
           Sempet ketakutan masuk di dunia kemahawiswaan, takut gue gak bisa mengimbangi. Tapi itu hanya awal-awal saja. Bertemu teman baru membuat semangat semakin berlari-lari (hehe,yang ini berlebihan). 



~  Seru banget ya ~  
 

                          ~Abis men futsal pertama kalinya. para wanitanya gak nonton nih~

            Gue kalo baru ketemu orang-orang yang baru, jaim banget deh. Buat bergerak aja malu (tapi gak jadi patung). Ternyata hari pertama kuliah dan tanpa gue sadari ada yang memperhatikan gue. Dia seorang laki-laki. Dia adalah Akbar Jananuragadi. Ia menambah semangat yang udah ada. Well, senengnya gak tertahan lagi deh.
            Setahun menjalani perkuliahan yang gak gue sangka sebelumnya, banyak pelajaran yang gue dapetin. Dari hal kuliah, yang ternyata sangat gak sesuai sama gue. Tapi gue harus jalani, gak ada pilihan lain. Hal lain yang harus banyak sabar, mengenai teman. Gak gampang menyatukan pendapat setiap orang apalagi punya karakter yang berbeda-beda. Tapi di kelas gue saat itu, cukup bisa mengahargai satu dengan yang lainnya. Setidaknya mempunyai kesadaran dan saling mengingatkan. Ada  beberapa momen kita jalan bareng, sebenarnya itu tugas kuliah mengumpulkan brosur laptop tapi lebih banyak seneng-senengnya. Liburan bareng, cukup mengesankan dan membahagiakan.

Minggu, 10 Juli 2011

Resah

           Entah kenapa selalu berpikir, yang saat ini di rasain karna kemarin yang gak sempurna. Cara apa pun udah di coba untuk menyembuhkan dan mengembalikan pribadi yang utuh. Dari semua teman, mereka sangat membantu biar tetap semangat, tegar, melangkah kedepan. Tapi kenapa yang masuk dalam pikiran ini jadi terlalu berat? Semua dukungan itu malah jadi kebalikannya. Kenapa gak bisa pergi dari kebiasaan yang seharusnya sudah gak ada lagi. Penyesalan rasanya gak akan pernah habisnya. Mungkin bagi sebagian orang semuanya bisa dilewati begitu aja. Buat pribadiku ini, semua hal yang diresapi saat ingin tidur akan berpengaruh untuk hari esok. Biarlah kemarin menjadi hari yang buruk tapi hari esok akan ada kejutan dari Tuhan yang rasanya lebih dari hari yang buruk itu.