Sabtu, 27 November 2010

KITA

            Sudah setahun lebih ini kita bersama sayang, begitu panjangnya kisah ini. Kita saling tahu bagaimana dua hati yang sebenarnya berbeda. Dengan siapa pun itu kita tidak akan pernah sepaham jika tidak saling mengerti. 
           Setiap hari menyusun sesuatu yang kita inginkan. Banyak proses yang dilalui tapi kita bisa. Karena aku yakin, seseorang yang ikhlas menjalankan sesuatu dengan hati baik, ia akan dikelilingi orang-orang yang mengajarkan kebaikan. 
           Esok, lusa, bulan depan atau nanti kita tak akan pernah tahu apa yang terjadi. Bukan dilihat dari seberapa lama kita jalin ini tapi lihat apa yang sudah tumbuh dihati kita dan apa saja yang melekat dipikran kita. Kamu tetap pria buat aku. Kita bisa menjaga semuanya dengan apa yang diinginkan. Ingat kamus kita yaa hun.

Rabu, 03 November 2010

Yang Mana ?

            2 tahun ini saya lebih tertarik menilai dan menganalisa sikap dan sifat orang. Karena selama saya hidup ini, banyak sikap atau sifat yang saya lakukan dan dari orang lain terhadap saya.jika sikap atau sifat itu peka sekali, baik yang bagus ataupun yang tidak. Saya seperti senang dengan segalanya yang saya alami selama ini. Dari sikap orang lain yang ga bagus misalnya, pertama yang saya rasakan pasti tidak akan menyenangkan namun hal selanjutnya akan menikmati apa yang sedang rasakan dan berfikir apa yang seharusnya saya lakukan. Setelah semua terlewati, dilain waktu(entah kapan) bisa lebih baik lagi menyikapinya dan tantangan terasa ga sulit. Namun, sifat itu sendiri sulit untuk diubah. Jika memang harus merubahnya yang lebih baik untuk diri sendiri dan orang lain butuh waktu dan niat.
            Banyak orang yang tidak sadar akan apa yang telah dilakukan yang membuat orang lain kecewa. Setiap orang mempunyai sikap dan sifat yang berbeda-beda dan saling mengerti yang seharusnya dilakukan. Kadang sering mengumbar amarah hanya membuat kehancuran diri sendiri. Alangkah indahnya jika mengalami seperti itu dipikirkan dengan baik apa saja yang harus dilakukan. memahami dan membuat orang lain tersenyum itu bahagia untuk diri sendiri.

Abu-abu

              Banyak tujuan yang dituju dan masukan yang masuk ke otak membuat saya semakin tak jelas arahnya.
Yang saya lakukan selama ini pun hanya untuk membuat mereka bangga dan tersenyum.
namun buat saya sendiri ???
              Merasa ini bukan jalan saya, tak ada yang paham apa mau saya, kelebihan saya terletak dimana.  Kadang ingin seperti orang lain, yang dimengerti apa yang diinginkan. hanya berbeda letaknya saja dengan saya. Ga pernah lelah niat tertanam dihati berusaha dapat yang lebih baik. Tapi lupakan keinginan saya, yakin dan ikhlas apa yang saya lakukan bisa membuat orang lain tersenyum. Karena keyakinan itu bisa semakin nampak saat ada dipikarn dan dihati.

Kamis, 21 Oktober 2010

Konflik Bisa Jadi Penghangat

            Dalam kehidupan ini kita sebagai makhluk sosial tidak bisa hidup sendiri. Untuk sebagian orang atau mungkin hampir bisa dibilang kebanyakan orang berpendapat atau berkomitmen pada diri sendiri. Sahabat adalah teman terbaik selain orang tua.
            Selama ini aku tak pernah merasakan yang sesungguhnya apa itu arti dari sahabat. Sewaktu SMA sedikit aku kenal dengan yang namanya sahabat. Aku kenal dengan tya, ayu, dan putri dari kelas 1 SMA. Kita memang satu kelas, berawal dari istirahat bareng, cerita-cerita ringan dan jalan bareng. Pernah waktu itu lagi dateng ke rumah ayu, make up-make up an sambil nyanyi-nyanyi dan joget. Banyak moment-moment yang ga bisa dilupain. Dan pada saat kelas 2 SMA kita semua beda kelas dan masalahpun datang menguji kita. Salah satu teman kita baru berpacaran dengan kakak kelas. Pada saat itu aku, putri dan ayu tidak menyangkan akan seperti itu. Karena kita tahu latar belakang pacarnya tya seperti apa. Dan akhirnya dari rasa yang tak menyetujui itu, tya mulai menjauh dari kita. Mungkin karena kita terlalu terfokus sama latar belakangnya dan sikap ke tya nya pun berubah. Ga pernah share lagi, jalan bareng, sekedar ngobrol jadi hal yang tak ada. Hal tersebut berlangsung beberapa minggu(cukup lama sebenarnya). Sebenarnya ga mau sama sekali seperti itu namun memang masih kesana kesini pemikirannya. Sempat kesal juga tya nya dengan kata yang menunjukan ketegasan itu.
              Setelah berdiskusi dengan cukup lama aku, putri, dan ayu memutuskan untuk tidak mau terlalu mencampuri hubungan tya karena ia tetap dengan pendiriannya. Mungkin tya nya pun lelah dan bosan sekali, setiap ada waktu ngumpul selalu membicarakan pacarnya dan kita dengan kata-kata yang menunjukan ketidak senangan  dengan pacarnya. Semakin hari kita tak pernah membicarakan pacarnya tya, istirahat bareng-bareng lagi, seru-seru an lagi, jalan bareng. Memang jadi canggung sikap kita dan seperti ada hal yang hilang. Kebersamaan itu terlihat timbul kembali. Padahal masalah itu tak pernah kita bicarakan benar-benar berempat dan berjalan begitu saja. Namun setelah berbulan-bulan dari obrolan yang ringan terselesaikan. Sampai saat ini pun masih berhubungan baik. Walaupun dimata kalian gue bukan sahabat yang bener-bener sahabat tapi kalian selalu dihati gue.

Rabu, 29 September 2010

Budaya Berorganisasi

            Budaya merupakan hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia.
sedangkan organisasi, aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih. menurut Chester I. Bernard.dengan pengertian singkat seperti itu, budaya berorganisasi bisa dijadikan cara untuk belajar dan bersosialisasi.

            Organisasi didirikan oleh sekelompok orang tentu memiliki alasan. Seorang pakar bernama Herbert G. Hicks mengemukakan dua alasan mengapa orang memilih untuk berorganisasi:
a. Alasan Sosial (social reason), sebagai “zoon politicon ” artinya mahluk yang hidup secara berkelompok, maka manusia akan merasa penting berorganisasi demi pergaulan maupun memenuhi kebutuhannya. Hal ini dapat kita temui pada organisasi-organisasi yang memiliki sasaran intelektual, atau ekonomi.
b. Alasan Materi (material reason), melalui bantuan organisasi manusia dapat melakukan tiga macam hal yang tidak mungkin dilakukannya sendiri yaitu:
1) Dapat memperbesar kemampuannya
2) Dapat menghemat waktu yang diperlukan untuk mencapai suatu sasaran, melalui bantuan sebuah organisasi.
3) Dapat menarik manfaat dari pengetahuan generasi-generasi sebelumnya yang telah dihimpun.

              Karena dalam berorganisasi kita mengetahui mengikat diri dengan tujuan bersama yang disadari maupun tidak disadari.misal, secara informal pada arisan ibu-ibu. awalnya mungkin hanya bersilahturahmi saja namun ada hal lain yang tanpa mereka sadari membuat mereka mengadakan santunan anak yatim.
saat orang lain lebih membutuhkan, yang mampu memberi lebih itu sangat baik. memahami orang lain dengan apa yang kita bisa tanpa membedakan status, profesi, umur, dan lainnya. masuk dalam organisasi memahami arti kebersamaan, dan smpai mencapai tujuan tertentu dengan maksimal. cara berpikir menjadi lebih luas dan matang. mengetahui keberadaan dan keadaan dalam suatu organisasi.