Kamis, 01 November 2012

Pengantar Telematika

1.      Layanan telematika

a.          Layanan informasi adalah penyampaian informasi kepada sasaran layanan agar individu dapat memanfaatkan informasi tersebut demi kepentingan hidup dan perkembangannya. Informasi dapat disajikan dalam berbagai format seperti: teks, gambar, audio, maupun video. Contoh dari layanan informasi internet services, cyber law.

b.         Layanan  keamanan adalah layanan yang menyediakan fasilitas untuk menjaga dan memantau agar  informasi dalam  jariangan  tidak mudah hilang. Sistem keamanan membantu mengamankan jaringan tanpa menghalangi penggunaannya dan menempatkan antisipasi. Contoh dari layanan keamanan  navigation  assistant, weather, stock information,  entertainment and M-commerce,  penggunaan Firewall dan Antivirus.

c.     Layanan Context -Aware & Event Base adalah kemampuan layanan  network untuk mengetahui berbagai konteks, yaitu kumpulan parameter yang relevan dari pengguna (user) dan penggunaan network itu, serta memberikan layanan yang sesuai dengan parameter-parameter itu. Contoh  dari layanan context-aware&event base,  ketika seorang user sedang mengadakan acara pesta ulang tahunnya, maka context-aware pada mobile phone yang dimiliki user akan langsung menyimpulkan bahwa user sedang mengadakan acara ulang tahun dan akan menolak semua panggilan telepon yang tidak berkaitan dengan acara tersebut. Dengan adanya context-aware user tidak perlu selalu memberikan input yang secara eksplisit untuk membuat komputer menjalankan tugas-tugasnya.


d.    Layanan perbaikan sumber adalah layanan perbaikan dalam sumber daya manusia (SDM). Contoh dari layanan perbaikan sumber, Yellow Pages mengacu pada buku petunjuk telepon dari bisnis, dikategorikan sesuai dengan produk atau layanan yang disediakan. Seperti namanya, direktori tersebut awalnya dicetak pada kertas kuning, sebagai lawan dari halaman putih non-komersial listing. Istilah tradisional Yellow Pages kini juga diterapkan pada direktori online bisnis. Dengan Yellow page kita bisa mencari nomer-nomer telepon yang berkaitan dengan sesuatu yang sedang kita cari. Hal tersebut merupakan analogi dari layanan perbaikan sumber.



2.      Teknologi yang terkait antar muka telematika
a.     Head up displays systems adalah sebuah teknologi yang memungkinkan untuk memproyeksikan gambar, data dan keterangan-keterangan lain ke dalam berbagai media layar transparan seperti kaca, dimana penggunanya tidak perlu melihat dari sudut pandang yang biasa.
Contohnya sistem proyektor dari angkatan udara Inggris Mrk Radar VIII. Layar datar diproyeksi ke kaca depan  pesawat bersama dengan cakrawala buatan yang memungkinkan pilot untuk melakukan interceptions tanpa mengalihkan mata mereka dari kaca depan. Selain pada pesawat, Head up displays systems digunakan pada ponsel, dan mobil.

b.    Tangible user interface adalah antarmuka dimana seseorang dapat berinteraksi dengan informasi digital lewat lingkungan fisik. Contohnya sistem Topobo. Blok di Topobo seperti blok LEGO yang bisa diambil bersama-sama. tetapi juga dapat bergerak sendiri menggunakan komponen bermotor. Seseorang dapat mendorong, menarik, dan memutar blok-blok, dan blok-blok bisa menghafal gerakan-gerakan ini dan replay mereka.

c.     Computer vision adalah sebagai salah satu cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari bagaimana komputer dapat mengenali obyek yang diamati atau diobservasi. . computer vision juga sebagai proses otomatis yang mengintegrasikan sejumlah besar proses untuk persepsi visual, seperti akuisisi citra, pengolahan citra, pengenalan dan membuat keputusan. Computer vision mencoba meniru cara kerja sistem visual manusia (human vision) yang sesungguhnya sangat kompleks. Untuk itu, computer vision diharapkan memiliki kemampuan tingkat tinggi sebagaimana human visual.
Contoh dari computer vision dibidang matematika murni, banyak metode dalam visi komputer didasarkan pada statistik, optimasiatau geometri. Dibidang industry, pengukuran posisi dan orientasi rincian yang akan dijemput oleh lengan robot.

d.    Browsing audio data adalah metode browsing jaringan yang digunakan untuk browsing video / audio data yang ditangkap oleh sebuah IP kamera. Sebuah komputer lokal digabungkan ke LAN (local area network) untuk mendeteksi IP kamera. Contohnya Ketika melakukan browsing terhadap dokumen, kita dapat dengan cepat mengalihkan fokus perhatian dengan membaca sepintas isi dari dokumen tersebut. Kita dapat mengetahui ukuran dan struktur dokumen, dan menggunakan memori spasial visual untuk mengingat dan mencari spesifik topik.  Namun, ketika browsing suatu rekaman audio, kita harus berulang kali memainkan dan melompati bagian tertentu, tanpa memainkannya, kita tidak bisa menyadari suara atau isinya. Kita harus mendengarkan semua stream audio untuk dapat menangkap semua isinya.

e.     Speech recognition adalah proses identifikasi yang dilakukan komputer untuk mengenali kata yang diucapkan oleh seseorang tanpa mempedulikan identitas orang terkait dengan melakukan konversi sebuah sinyal akustik, yang ditangkap oleh audio device (perangkat input suara). Contohnya mengenali perintah kata dari suara manusia dan kemudian diterjemahkan menjadi suatu data yang dimengerti oleh computer.

f.     Speech synthesis adalah pelengkap dari speech recognition.  Ide agar dapat berbicara dengan komputer merupakan hal yang menarik bagi banyak user, khususnya bagi mereka yang tidak bisa komputer. Contohnya Bagi tuna netra, speech synthesis menawarkan media komunikasi dimana mereka memiliki akses yang tidak terbatas.








Referensi:
1.  http://wayzz.wordpress.com/2011/10/27/layanan-layanan-dalam-telematika/
 2.  http://mistercela21.wordpress.com/2011/10/25/layanan-telematika/
 3.  http://www.nuningkhanifaulia.com/?q=node/3
 4.  http://www.infogadgetterbaru.com/mengintip-head-up-display-system-teknologi-canggih-
     masa-kini-dan-mendatang.html
 5.  http://blogmrlutvie.blogspot.com/2012/04/head-up-display-system.html
 6.  http://avifsi.wordpress.com/2011/12/02/teknologi-yang-terkait-antar-muka-telematika/
 7.  http://macuy-marucuy.blogspot.com/2010/11/teknologi-interface.html
 8.  http://dee-x-cisadane.webs.com/apps/blog/entries/show/19506333-computer-vision
 9.  http://freezcha.wordpress.com/2010/11/16/browsing-audio-data/
 10. http://dee-x-cisadane.webs.com 


Selasa, 16 Oktober 2012

"Pengantar Telematika"



                 Telematika berasal dari bahasa perancis “Telematique”. Dipopulerkan oleh Simon Nora dan Alain pada tahun 1978. Menurut kerangka kebijakan pengembangan dan pendayagunaan telematika di Indonesia TELEMATIKA singkatan dari TELE = telekomunikasi, MA = multimedia, TIKA = informatika. Melalui media elektromagnetik menjadi sarana komunikasi jarak jauh. Kemampuan mentransmisikan sejumlah informasi dengan cepat keseluruh dunia, caranya dengan perantara suara (telepon,music), huruf,gambar, dan data.  Teknologi digital tersebut memungkinkan terjadi.  Jasa telematika ada yang diselenggarakan untuk umum (online, internet), dan ada pula untuk keperluan kelompok tertentu (intranet).
Ragam bentuk telematika yaitu, E-goverment dihadirkan untuk administrasi pemerintahan secara elektronik, E-commerce proses transaksi perdagangan dilakukan secara elektronik dan E-Learning dengan contoh pendidikan terbuka dengan modus belajar jarah jauh dengan media internet berbasis web atau situs. Selain itu, ragam bentuk telematika ada e-medicine, e-laboratory, e-technology, e-research, dan banyak situs yang memberikan informasi sesuai bidangnya.  Di luar berbasis web telematika dapat terwujud hasil dari kerja satelit, contohnya ialah GPS (Global Position System), Google Earth, 3G, dan kini 4G, kompas digital, sitem navigasi digital untuk angkutan laut dan udara, serta teleconference.
                  Perkembangan teknologi sudah berkembang. Memanfaatkan perkembangan yang ada harus bisa memahami hokum yang berlaku, jika tidak diperbolehkan memplagiat. Di bidang pendidikan juga bisa dipergunakan dengan baik, mencari informasi tidak hanya melalui buku tetapi internet juga menyediakan dengan lebih luas dan cara penyampaian kepada siswa/siswi dengan proyektor atau alat yang lainnya. Sebenarnya di Indonesia sudah ada badan yang mengurus perkembangan teknologi informasi, yaitu Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI). Salah satu target mereka adalah pelaksanaan pemerintahan online atau e-government. Tujuannya adalah memberi pelayanan kepada publik secara transparan dan dengan akses yang lebih mudah. Selain fungsi kepada publik, e-government sebenarnya juga dapat membantu komunikasi antar instansi pemerintahan atau departemen. Sistem jaringan dapat diterapkan dalam berbagai situs pemerintah, sehingga timbul kerja sama. Kerja sama ini diatur dalam satu situs Indonesia Online.







Sumber:

Minggu, 22 Juli 2012

KAMERA GIGAPIKSEL “AWARE-2”

BAB I
TUJUAN DAN SASARAN

1.      Tujuan telaah / Studi
Banyaknya handphone pintar yang ada saat ini baik Android, iPhone, BlackBerry ataupun Windows Phone yang memiliki kamera 8 megapiksel masih belum mampu memenuhi gambar dengan resolusi tersebut.
Tidak sedikit permintaan dengan resolusi yang lebih tinggi yaitu gigapiksel terutama meningkatkan kemampuan pengamatan dalam bidang militer, DARPA (Defense Advanced Research Projects Agency) sebagai bagian dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat meneliti kamera dengan kemampuan menghasilkan gambar dengan resolusi 1.4 gigapiksel dan 0.96 gigapiksel. Penelitian tersebut pun dilanjutkan dengan target gambar mencapai resolusi antara 10 hingga 50 gigapiksel yang berukuran 0.75 meter x 0.75 meter x 0.5 meter dengan berat 93 kg.

2.      Hipotesis
Menurut Ir. David Brady dan Michael J Fitzpatrick, profesor teknik elektro di Sekolah Teknologi Pratt, bersama dengan para ilmuwan dari Universitas Arizona, dan Universitas California.sebagai ketua tim yang mengembangkan, kamera ini begitu besar sekarang karena papan kontrol elektronik dan kebutuhan untuk menambahkan komponen agar tidak terlalu panas. Saat komponen elektronik lebih efisien dan kompak dikembangkan, fotografi kamera gigapixel akan mengikuti.

3.      Ruang Lingkup telaah
Pembahasan yang dilakukan tentang proyek kamera gigapiksel dalam usaha untuk mengembangkan teknologi dan membantu kebutuhan pengamatan dala bidang militer. Ruang lingkup data yang diperoleh dari tulisan dan postingan pada website dan blog.

4.      Keterbatasan
a.       Penulis belum melakukan uji coba langsung terhadap penggunaan kamera aware-2 dalam pengambilan gambar.
b.      Data yang diambil merupakan hasil penelitian yang diposting pada website dan blog.
c.       Penulis belum malakukan perbandingan terhadap kamera lainnya.

5.      Definisi istilah
a.       Megapiksel adalah suatu gambar digital yang dibentuk oleh ribuan titik. Makin tinggi jumlahnya maka makin tinggi pula resolusi gambarnya. jumlah megapiksel biasanya digunakan untuk menunjukan kualitas gambar.
b.      Gigapiksel adalah piksel yang berukuran giga.
c.       Resolusi adalah jumlah piksel yang tersusun dalam sebuah gambar digital.
d.      Meter adalah satuan panjang.
e.       Kilogram adalah satuan berat.

6.      Tata susunan laporan penulisan
BAB I . Tujuan dan Sasaran
1.      Tujuan telaah / Studi
2.      Hipotesis
3.      Ruang Lingkup telaah
4.      Keterbatasan
5.      Definisi istilah
6.      Tata susunan laporan penulisan
BAB II. Riset yang ada kaitan ( persiapan tentang riset yang telah dilakukan sebelumnya / previous research)

BAB III. Pengolah Data dan Analisis
1.      Metode pengumpulan data
2.      Metode analisis data
3.      Prosedur validasi
BAB IV. Hubungan Analisis
1.      Hipotesis 1
2.      Hipotesis 2
3.      Hipotesis 3
BAB V. Rangkuman dan saran
1.      Rangkuman dan Konklusi
2.      Saran untuk penelitian lanjutan
3.      Implikasi (teori, organisasi, dan bidang ilmu yang berkaitan dengan topik)













BAB II
RISET YANG ADA KAITAN

  1. Pengumpulan Data
Pada pengumpulan data, penulis mengumpulkan data yang berhubungan dengan pengertian dan sosialisasi tentang kamera gigapiksel diantaranya melalui website dan blog yaitu :
a.       Situs website www.beritateknologi.com/darpa-munculkan-proyek-kamera-gigapiksel/
“Proyek kamera ini merupakan salah satu program AWARE (Advance Wide Field of Vision Architectures for Image Reconstruction and Exploitation) milik DARPA”.
b.      Situs website http://www.suarapembaruan.com/inovasi/selamat-datang-kamera-gigapixel-/21595
“Tiap-tiap kamera akan menangkap gambar secara individual dan kemudian prosesor di kamera akan menggabungkan gambar atau foto yang terekam”.

  1. Mengumpulkan Opini
Menurut Ir. David Brady dan Michael J Fitzpatrick, profesor teknik elektro di Sekolah Teknologi Pratt, bersama dengan para ilmuwan dari Universitas Arizona, dan Universitas California sebagai ketua tim yang mengembangkan, kamera ini begitu besar sekarang karena papan kontrol elektronik dan kebutuhan untuk menambahkan komponen agar tidak terlalu panas. Saat komponen elektronik lebih efisien dan kompak dikembangkan, fotografi kamera gigapixel akan mengikuti.


  1. Mencari Prototipe
Terlampir contoh gambar dari kamera gigapiksel “aware-2” :











BAB III
PENGOLAHAN DATA DAN ANALISIS

1.      Metode Pengumpulan Data
Tahap pengumpulan data penulis pertama kali mendapatkan informasi tentang proyek kamera gigapiksel yang dimunculkan oleh DARPA dari sebuah situs bernama beritateknologi.com, lalu setelah mendapatkan informasi tentang Proyek Kamera Gigapiksel penulis mengumpulkan informasi kembali dari beberapa website dan situs blog.

2.      Metode Analisis data
a.       Analisis Permasalahan
Pada analisis permasalahan ini penulis menemukan kebutuhan para fotografer terhadap besarnya piksel yang digunakan agar hasil foto yang akan mereka buat lebih tajam dan detail.

b.      Pemecahan Masalah
Adanya permasalahan tersebut, DARPA (Defense Advanced Research Projects Agency) baru saja memunculkan proyek terbarunya. Dalam proyek terbaru tersebut, mereka membuat perangkat canggih yakni sebuah kamera gigapiksel. Kamera tersebut pun mampu menghasilkan gambar dengan resolusi yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kemampuan melihat mata manusia. Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengamatan dalam bidang militer.

3.      Prosedur Validasi
Setelah pengumpulan data dan melakukan pengumpulan data dan melakukan perbandingan yang diperoleh dari situs dan blog maka proyek Kamera Gigapiksel yang dilakukan oleh DARPA ini bisa digunakan untuk membantupara fotografer.
BAB IV
RANGKUMAN DAN SARAN

1.      Rangkuman dan konklusi
Pada penulisan ini penulis menyimpulkan bahwa Proyek Kamera Gigapiksel yang dibuat oleh DARPA ini bisa sangat membantu para fotografer dan militer dalam melakukan pengamatan, baik untuk kegiatan militer maupun kegiatan fotografi biasa .
2.      Saran untuk penelitian lanjutan
Kamera Gigapiksel ini digunakan oleh semua angkatan bersenjata di dunia agar memperkecil kemungkinan terjadinya kejahatan dan Kamera Gigapiksel ini bisa dengan mudah didapatkan oleh para fotografer.
3.      Implikasi (teori, organisasi dan bidang ilmu yang berkaitan dengan topik)
Implikasi dari Proyek Kamera Gigapiksel ini yaitu membuat masyarakat merasa aman karena penggunaan kamera gigapiksel oleh angkatan besenjata negara tersebut yang berguna untuk mengamati kegiatan para masyarakatnya.