Sabtu, 09 April 2011

Teori Ekonomi

           Perilaku produsen,sebuah usaha produksi akan bekerja dengan baik bila dijalankan oleh produsen atau yang sering kita sebut pengusaha. Pengusaha adalah orang yang mencari peluang yang menguntungkan dan mengambil risiko seperlunya untuk merencanakan dan mengelola suatu bisnis. Pengusaha berbeda dengan pemilik bisnis kecil ataupun manajer. Bila hanya memiliki sebuah usaha dan hanya berusaha mencari keuntungan, maka orang itu barulah sebatas pemilik bisnis. Bila orang itu hanya mengatur karyawan dan menggunakan sumber daya perusahaan untuk usaha, maka orang itu disebut sebagai manajer. Pengusaha lebih dari keduanya. Pengusaha berusaha mendirikan perusahaan yang menguntungkan, mencari dan mengelola sumber daya untuk memulai suatu bisnis.Perilaku konsumen menyangkut masalah keputusan yang diambil seseorang dalam persaingannya dan penentuan untuk mendapatkan dan mempergunakan barang dan jasa.
           Perilaku konsumen (consumer behavior) dapat didefinisikan sebagai kegiatan-kegiatan individu yang secara langsung terlibat dalam mendapatkan dan mempergunakan barang-barang dan jasa-jasa, termasuk didalamnya proses pengambilan keputusan pada persiapan dan menentukan kegiatan-kegiatan tertentu.
       Maka perilaku konsumen merupakan tindakan-tindakan dan hubungan sosial yang dilakukan oleh konsumen perorangan, kelompok maupun organisasi untuk menilai, memperoleh dan menggunakan barang-barang serta jasa melalui proses pertukaran atau pembelian yang diawali dengan proses pengambilan keputusan yang menentukan tindakan-tindakan tersebut.
Perilaku konsumen dipengaruhi beberapa faktor:
  1. Kepuasan konsumen terhadap produksi (dipengaruhi kebutuhan, masa lalu, teman, iklan / pemasaran.
  2. Karakteristik produk yang diinginkan konsumen.
  3. Pengeluaran untuk konsumsi. (dipengaruhi selera, pendapatan, kebiasaan, distribusi, dan lingkungan.

Pasar adalah suatu mekanisme yang mempertemukan pembeli (konsumen) dengan penjual (produsen) sehingga bisa berinteraksi untuk membentuk suatu kesepakatan harga jual. Pasar berfungsi menentukan nilai, mengorganisasikan produksi dan menditribusikan produk. Macam-macam pasar :

1. Pasar Persaingan Sempurna (Perfect Competition)
      Pasar persaingan sempurna adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dengan penawaran yang ditandai oleh jumlah produsen dan konsumen sangat banyak dan hampir tidak terbatas. Ciri – ciri pokok pasar persaingan sempurna adalah sebagai berikut:
-Banyak Penjual dan Pembeli
-Produk – produk homogen
- Pasar yang bebas dimasuki dan ditinggalkan
- Konsumen mengetahui kondisi pasar
- Faktor – faktor produksi bergerak bebas
                  - Tidak ada campur tangan pemerintah

2. Pasar Persaingan Tidak sempurna(imperfect market competition)
                   Pasar persaingan tidak sempurna adalah pasar yang jumlah penjual dan pembeli
                  tidak sebanding atau tidak seimbang. Bentuk-bentuk pasar persaingan tidak
                   sempurna adalah sebagai berikut:
a.     Oligopoli
b.     Monopolistik
c.     Monopsoni
d.     Oligopsoni
e.     Monopoli

     a. Pasar Oligopoli
     Pasar oligolopi adalah suatu bentuk interaksi permintaan dengan penawaran dimana
     terdapat beberapa penjual/produsen yang menguasai seluruh permintaan pasar.
  Ciri-ciri Pasar Oligolopi
 Terdapat beberapa penjual/produsen yang menguasai pasar
 Barang yang diperjualbelikan dapat homogen dapat pula berbeda corak
 Terdapat halangan masuk yang cukup kuat bagi perusahaan di luar pasar untuk masuk ke dalam pasar
 Macam-macam Oligopoli
·          Oligopoli murni (pure oligopoly)yang ditandai beberapa perusahaan menjual produk homogen.
·          Oligopoli dengan pembedaan (differentiated olygopoly) yang ditandai beberapa perusahaan menjual produk yang dapat di bedakan
     b. Pasar  Monopolistik
     Pasar persaingan monopolistik adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dengan penawaran di mana terdapat sejumlah besar penjual/produsen yang menawarkan barang yyang sama, namun masing-masing memiliki ciri-ciri khusus:
 Terdapat banyak penjual/produsen di pasar
 Barang yang diperjualbeliikan merupakan differentiated product
 Para penjual memiliki kekuatan monopolis atas barang produksinya sendiri
 Untuk memenangkan persaingan setiap penjual/produsen aktif melakukan
   promosi/iklan

      c.  Pasar Monopsoni
Pasar monopsoni adalah suatu bentuk pasar yang dikuasai oleh satu orang
/badan/lembaga pembeli dengan penawaran dari sejumlah penjual/produsen.


      d.  Pasar Oligopsoni
             Pasar Oligopsoni adalah suatu bentuk pasar yang dikuasai oleh lebih dari dua orang
             pembeli dengan penawaran dari sejumlah penjual/produsen.
        e. Pasar Monopoli
            Monopoli adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dengan penawaran yang ditandai oleh hanya ada satu penjual/produsen di pasar berhadapan dengan permintaan seluruh pembeli/konsumen. Kurva permintaan pasar sekaligus akan merupakan kurva permintaan yang dihadapi oleh penjual monopoli (monopolis) tersebut. Pada kurva permintaan pasar, kurva penerimaan (AR) dan kurva penerimaan marginal (MR) dapat dengan mudah ditentukan. Akan tetapi, MR lebih rendah dari harganya sebab monopolis harus menurunkan harga yang diberikan untuk semua unit agar unit tambahan dapat terjual.

Uang merupakan alat tukar dan alat pembayaran yang sah. Pada masa-masa
sebelumnya, pembayaran dilakukan dengan cara barter, yaitu barang ditukar dengan barang secara langsung seperti menggunakan barang yang tertentu sebagai alat pembayaran, misalnya kulit kerang, mutiara, batu permata, tembaga, emas, perak ,  manik-manik, dan gigi binatang. Pada jaman dahulu, jual beli dilakukan dengan sistem barter. Barter adalah perdagangan yang dilakukan dengan cara tukar menukar barang, setelah barter orang mulai menggunakan alat pembayaran yang disepakati. Pada zaman modern uang digunakan sebagai alat pembayaran. dengan menggunakan uang, manusia berusaha memenuhi kebutuhannya.
            Motif memegang uang
A. Motif Transaksi
      Pada pendekatan klasik , diasumsikan bahwa tujuan setiap orang memegang uang
adalahsebagai alat tukar . Keynes menekankan komponen prmintaan uang ditentukan oleh tingkat transaksi setiap orang . Oleh karena itu , semakin tinggi tingkat pendapatan seseorang maka permintaan orang tersebut terhadap barang atau jasa semakin tinggi pula . Permintaan uang untuk transaksi dipengaruhi oleh tinggi rendahnya tingkat pendapatan nasional.


               B. Motif Berjaga-jaga
                    Uang digunakan sebagai alat untuk menghadapi ketidakpastian akan kebutuhan di masa mendatang . Keynes percaya bahwa jumlah uang yang dijadikan alat untuk berjaga-jaga ditentukan oleh banyaknya transaksi yang diekspektasikan di masa mendatang . Motif ini juga dipengaruhi oleh tinggi rendahnya pendapatan nasional. Semakin tinggi pendapatan seseorang, maka tingkat kesadaran terhadap masa depan akan semakin tinggi. Kondisi masa depan yang tidak menentu akan mendorong orang untuk melakukan motif ini. Hal tersebut akan membawa kebutuhan yang semakin tinggi akan perlunya uang untuk berjaga. Secara aggregate semakin tinggi pendapatan nasional, maka kebutuhan masyarakat terhadap uang untuk berjaga-jaga juga akan semakin tinggi.

               C. Motif Spekulatif
                    Keynes juga sependapat bahwa uang merupakan alat ukur kekayaan . Sehingga salah satu alasan seseorang memegang uang adalah untuk alasan spekulatif .

               D. Untuk Mendapatkan Keuntungan / Berinvestasi
                    Arti spekulasi pada motif ini adalah spekulasi dalam pembelian dan penjualan surat-surat berharga. Motif ini dipengaruhi oleh tingkat suku bunga. Apabila tingkat suku bunga naik, maka harga surat-surat berharga akan turun. Jadi naiknya tingkat suku bunga akan menaikkan permintaan untuk spekulasi dan sebaliknya

          Kebijakan moneter adalah proses mengatur persediaan uang sebuah negara
untuk mencapai tujuan tertentu; seperti menahan inflasi, mencapai pekerja penuh atau lebih sejahtera. Kebijakan moneter dapat melibatkan mengeset standar bunga pinjaman, "margin requirement",kapitalisasi untuk bank atau bahkan bertindak sebagai peminjam usaha terakhir atau melalui persetujuan melalui negosiasi dengan pemerintah lain.
             Kebijakan moneter pada dasarnya merupakan suatu kebijakan yang bertujuan
Untuk mencapai keseimbangan internal (pertumbuhan ekonomi yang tinggi, stabilitas harga, pemerataan pembangunan) dan keseimbangan eksternal (keseimbangan neraca pembayaran) serta tercapainya tujuan ekonomi makro, yakni menjaga stabilisasi ekonomi yang dapat diukur dengan kesempatan kerja, kestabilan harga serta neraca pembayaran internasional yang seimbang. Apabila kestabilan dalam kegiatan perekonomian terganggu, maka kebijakan moneter dapat dipakai untuk memulihkan (tindakan stabilisasi). Pengaruh kebijakan moneter pertama kali akan dirasakan oleh sektor perbankan, yang kemudian ditransfer pada sektor riil.
              Kebijakan moneter adalah upaya untuk mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi
yang tinggi secara berkelanjutan dengan tetap mempertahankan kestabilan harga. Untuk mencapai tujuan tersebut Bank Sentral atau Otoritas Moneter berusaha mengatur keseimbangan antara persediaan uang dengan persediaan barang agar inflasi dapat terkendali, tercapai kesempatan kerja penuh dan kelancaran dalam pasokan/distribusi barang.Kebijakan moneter dilakukan antara lain dengan salah satu namun tidak terbatas pada instrumen sebagai berikut yaitu suku bunga, giro wajib minimum, intervensi dipasar valuta asing dan sebagai tempat terakhir bagi bank-bank untuk meminjam uang apabila mengalami kesulitan likuiditas.

Instrumen Kebijakan Moneter
            
Alat / instrumen kebijakan moneter yang umum dijelaskan oleh Nopirin (1992 : 46) dan Mishkin (2001 : 435) sebagai berikut :
             1. Operasi Pasar Terbuka (Open Market Operation)
                 Instrumen ini merupakan alat kebijakan moneter yang terpenting karena
merupakan determinan utama antara perubahan tingkat suku bunga dan monetary base serta menjadi sumber utama untuk mempengaruhi fluktuasi jumlah uang beredar. Kebijakan ini meliputi tindakan menjual dan membeli surat-surat berharga oleh bank sentral. Tindakan ini memiliki 2 pengaruh utama terhadap kondisi pasar uang : pertama, menaikkan cadangan bank-bank umum yang turut dalam transaksi. Hal ini dikarenakan dalam pembelian surat berharga misalnya, bank sentral akan menambah cadangan bank umum yang menjual surat berharga tersebut, akibatnya bank umum dapat menambah jumlah uang yang beredar (melalui proses penciptaan kredit).
Pada saat bank sentral menjual surat-surat berharga di pasar terbuka, cadangan bank-bank umum akan menurun. Berikutnya bank-bank ini dipaksa untuk mengurangi penyaluran kreditnya, dengan demikian akan mengurangi jumlah uang beredar. Pengaruh yang kedua, tindakan pembelian atau penjualan surat berharga akan mempengaruhi harga (dan dengan demikian juga tingkat bunga) surat berharga, sehingga mengakibatkan menurunnya jumlah uang beredar dan meningkatkan tingkat suku bunga. Berdasarkan tujuannya, operasi pasar terbuka dibagi menjadi 2 jenis, yaitu :
• Dynamic open market operation, yang bertujuan untuk mengubah jumlah cadangan dan monetary base.
• Defensif open market operation, yang bertujuan untuk mengontrol faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi jumlah cadangan dan
monetary base.

            2. Penetapan Tingkat Diskonto (Discount Policy)
                Kebijakan ini meliputi tindakan untuk mengubah 
tingkat bunga yang harus dibayar oleh bank umum dalam hal meminjam dana dari bank sentral. Kebijakan ini pada dasarnya bertujuan untuk mempengaruhi tingkat diskonto yang selanjutnya akan berpengaruh terhadap jumlah uang beredar melalui perubahan tingkat bunga pinjaman. Dengan menaikkan diskonto, maka biaya untuk meminjam dana dari bank sentral akan naik sehingga akan mengurangi keinginan bank umum untuk melakukan peminjaman ke bank sentral.
Akibatnya, jumlah uang yang beredar dapat ditekan / dikurangi. Di samping itu, posisi jumlah cadangan juga dapat dipengaruhi melalui instrumen ini. Apabila tingkat diskonto mengalami kenaikan, maka akan meningkatkan biaya pinjaman pada bank. Peningkatan jumlah cadangan ini merupakan indikasi bahwa bank sentral menerapkan kebijakan moneter yang ketat.

            3. Penetapan Cadangan Wajib Minimum (Reserves Requirements)
                Kebijakan perubahan cadangan minimum dapat mempengaruhi jumlah uang yang beredar. Apabila cadangan wajib minimum diturunkan, maka akan mengakibatkan terjadinya peningkatan jumlah deposito sehingga jumlah uang beredar cenderung meningkat, dan sebaliknya apabila cadangan wajib minimum dinaikkan, maka akan mengurangi jumlah deposito yang akhirnya akan menurunkan jumlah uang yang beredar.
Indikator empirik untuk kebijakan moneter yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah :
                a. Jumlah uang beredar (M2), yaitu jumlah seluruh uang yang beredar yang terdiri dari M1(uang kartal  
    dan uang giral) ditambah dengan uang kuasi.
                b. Bunga deposito 1 bulan (Depo1)
                c. Tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI)
                d. Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika
                e. Inflasi
               Menurut saya, pada teori ekonomi ini bisa dibayangkan dengan mudah dan dipelajarai dengan seksama. Namun, pada prakteknya atau pada saaat dilapangan kadang ada hal yang tidak sesuai dengan teori.

Kamis, 17 Maret 2011

Permintaan dan Penawaran


Permintaan adalah keinginan yang disertai kemampuan untuk membeli barang dan jasa pada tingkat harga dan waktu tertentu.
Hukum permintaan,harga memainkan peranan penting dalam mempengaruhi kuantitas yang diminta.semakin tinggi harga maka semakin rendah jumlah yang diminta.sebaliknya semakin rendah harga suatu barang dan jasa,semakin banyak jumlah yang diminta.terlihat disini bahwa ada hubungan terbalik antara tingkat harga dengan jumlah barang dan jasa yang diminta.hal ini pada intinya merupakan isi dari hukum permintaan.bunyi dari hokum permintaan adalah:
APABILA HARGA SUATU BARANG DAN JASA MENINGKAT,MAKA KUANTITAS YANG DIMINTA AKAN MENURUN.SEBALIKNYA,APABILA SUATU BARANG DAN JASA MENURUN,MAKA KUANTITAS YANG DIMINTA AKAN MENINGKAT”.
Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran:
  1. Harga barang komplementer dan barang substitusi
  2. Jumlah pendapatan
  3. Jumlah dan karakteristik penduduk
  4. Perubahan tradisi,mode,dan selera masyarakat
  5. Perkiraan dan harapan masyarakat
  6. Kondisi social dan ekonomi

Sedangkan Penawaran adalah kuantitas barang dan jasa yang tersedia dan dapat ditawarkan oleh produsenkepada konsumen pada setiap tingkat harga selama periode waktu tertentu.Selain faktor harga,penawaran pun dipengaruhi oleh beberapa factor harga bahan baku,tingkat tekhnologi,jumlah produsen di pasar,serta harapan atau perkiraan.
“hukum penawaran adalah apabila harga suatu barang dan jasa meningkat,maka kuantitas yang ditawarkan juga akan meningkat.sebaliknya apabila harga suatu barang dan jasa menurun,maka kuantitas yang ditawarkan juga akan menurun”.

faktor faktor yang mempengaruhi penawaran:
  1. Kemajuan teknologi
  2. Biaya produksi
  3. Persediaan sarana roduksi
  4. Peningkatan jumlah produsen
  5. Ekspektasi atau harapan produsen
  6. Harga barang dan jasa lain

Harga keseimbangan(ekuilibrium) adalah harga yang terbentuk pada titik pertemuan kurva permintaan dan kurva penawaran. Keseimbangan terjadi ketika kuantitas yang ditawarkan oleh produsen sama dengan kuantitas yang diminta oleh konsumen.
Menurut saya, dalam permintaan dan penawaran sering tidak seimbang. Tergantung konsumen dan produsen. Semua bisa teratasi apabila ada yang mengaturnya.

Kemampuan di Bidang Ekonomi


           Ekonomi merupakan salah satu ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia. Istilah ekonomi berasal dari kata Yunani οκος (oikos) yang berarti keluarga, rumah tangga.  Sedangkan νόμος (nomos) atau peraturan, aturan, hukum. Sementara menurut ahli ekonomi adalah orang yang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja.Dalam ekonomi ada masalah apalagi di Indonesia. Pada tahun 2006,BPS (Badan pusat Statistic) menetapkan berdasarkan garis kemiskinan,terdapat sekitar 39,05 juta jiwa penduduk Indonesia masih hidup dibawah garis kemiskinan. Garis kemiskinan tersebut adalah Rp143.455 per kapita per bulan untuk wilayah perkotaan dan Rp108.725 per kapita per bulan untuk wilayah pedesaan. Berdasarakan uraian tersebut,pemerintah berperan membuat mekanisme distribusi pendapatan yang lebih baik. Tujuannya mensejahterakan bangsa.Selain itu ada juga masalah energi. Energi sangatlah penting bagi industri karena sebagian industri menggunakan minyak bumi sebagai sumber energi. Adanya kenaikan harga minyak bumi di pasar internasional, menyebabkan peningkatan biaya di semua industri.oleh karena itu,campur tangan pemerintah di perlukan untuk memperoleh sumber energi pengganti minyak bumi. Di samping itu,pemerintah dan swasta terus berupaya untuk menciptakan tekhnik produksi yang hemat energi.
       Pertumbuhan ekonomi masuk ke dalam masalah ekonomi di Indonesia. Pada tahun 1980-an Indonesia termasuk ke dalam Negara Negara yang berjulukan The Asian Miracle karena pertumbuhan ekonominya terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun sekitar sebesar 6%-7%. Namun krisis ekonomi pada tahun 1997 mennyebabkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami  penurunan.bahkan pada tahun 1998 pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai -13,13%. Oleh karena itu, pemerintah berusaha keras untuk terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia dan usaha pemerintah pun berhasil. Namun dampak lain yang dihadapi pemerintah adalah timbulnya inflasi dan polusi.oleh karena itu,pemerintah berupaya untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang optimal serta menekan dampak negatif yang di akibatkannya seminimal mungkin.Dan berdasarkan data terakhir BPS,tingkat pengangguran terbuka pada tahun 2006 mencapai 10,4% dari jumlah angkatan kerja sebanyak 106,3 juta orang.sedangkan pemerintah memperkirakan angka inflasi tahun 2006 akan berkisar 7%.pemerintah terus berupaya menekan pengangguran dan inflasi pada tingkat dimana dapat tercipta kestabilan ekonomi.
          Cara mengatasi permasalahan yang ada di Indonesia, meningkatkan investasi di Indonesia, penerapan program program pengentasan kemiskinan seperti,inpres desa tertnggal(IDT) dan program transmigrasi, pembangunan proyek proyek padat karya, penetapan kebijakan moneter dan fiskal yang bersifat kontraktif, meningkatkan penerimaan pemerintah seperti dari pajak dan ekspor, menerapkan good corporate governance untuk sistem perbankan di Indonesia agar terciptanya sistem perbankan dan sistem moneter yang sehat dan stabil, melakukan penelitian dan pengembangan untuk mencari sumber energy alternative.
         Menurut pendapat saya, hal-hal yang tercantum di atas pasti ada masalah di dalam ekonomi. Namun, harus ada kerja sama antara pemerintah dengan masyarakat. Kesadaran juga menjadi salah satu faktor. Dan negara yang bersih akan cepat maju.

Selasa, 15 Februari 2011

Mencoba Mengenal Diri Sendiri


             Kadang inspirasi datang begitu aja, ga kenal tempat dan waktu. Tapi gue lebih sering ngerasa susah ngeluarin apa yang gue punya. Dan sekalinya inspirasi itu dateng, bisa banjir deh. Setiap dikasih kesempatan yang berlimpah, sebisa mungkin gue tuang dalam kata-kata. Ya walaupun masih banyak kurangnya.
Mungkin karna susah nyari orang yang pas buat cerita tentang tulis menulis. Ga tau juga itu kelebihan gue apa bukan karna belum konsisten serius buat nulis. Kalo suasana hati lagi bagus, ya bisa sangat berpengaruh sama semua yang gue tulis. Tapi kalo udah ngerasa jalan di tempat. Wah, ga bagus banget deh. Pengen gitu, terus banjir sama ide-ide yang bikin gue ngerasa ga bosen jalanin keseharian. Tapi ga bisa dipaksa juga, jadinya malah berantakan. Dari yang gue rasain tiap harinya, harus ada semangat yang lebih buat sesuatu yang bukan karna kewajiban dan tanggung jawab tapi setiap hal yang gue kerjain lebih dari angan-angan.

Kamis, 10 Februari 2011

Romantis Dengan Caranya

            Beberapa hari yang lalu dia bilang ada sesuatu yang mau dikasih buat gue. Gue sih seneng-seneng aja, penasaran juga. Ga berharap yang gimana-gimana juga. Dan kemaren waktu dirumahnya, sebenernya gue lupa nagih karna lagi banyak temen-temennya di rumahnya. Saat gue lagi duduk-duduk dia kasih sebuah DVD ke arah gue. Aw Aw senengnya. Udah kepikiran isinya apa aja yang ada di DVD itu dan di atasnya ada tulisan ” JUST FOR YOU HUNN ^_^ ”. Ya Cuma bisa mesam mesem aja. Padahal mah dia ngasih ke gue nya datar banget, ga ada tuh kata-kata romantis, ngegombal dulu ke atau apa lah yang lain. Tapi gue ngerasa seneng banget. Itu yang gue suka dari dia, biasa aja tapi ngena. Uhuuuuy. 
Setelah gue liat isi dari DVD itu langsung terharu seketika sambil senyam-senyum. Hehe. Ternyata dia bener-bener serius. So romantic and special for me.
            Memberi apa pun ga perlu nunggu momen yang tepat karna setiap hari bisa dibikin hari yang tepat,tergantung pikiran yang positif. Dan mungkin selama ini kayaknya kita ga pernah ngerayain anniversary dengan hal-hal yang orang lain lakuin.hehe tapi kapan aja kita mau lakuin itu bisa dan dengan cara apa pun. Mungkin aku belum bisa kasih sesuatu yang nyata buat kamu tapi aku nyata buat kamu hunn.